Kerabat JRU Bersilaturahmi dan Berbuka Bersama di Rumah Perubahan

Jumat (27/7) yang lalu, Jaringan RumahUSAHA secara khusus mendapatkan kehormatan untuk bersilaturahmi dan berbuka puasa bersama di Rumah Perubahan. Di laboratorium kewirausahaan sosial Rhenald Kasali tersebut, kerabat JRU tak hanya bersilaturahmi tetapi juga memberi warna dalam diskusi bersama dengan Young Fellow AKSI-Rumah Perubahan yang diadakan sebelum dan sesudah berbuka puasa bersama.

Guru manajemen Indonesia yang juga Ketua AKSI Pusat, Rhenald Kasali tampaknya gusar dengan kondisi bangsa saat ini. “Kita sudah sangat terbiasa untuk berhadapan dengan “losers””, tuturnya tajam membuka diskusi hangat di sore yang hangat itu. Di hadapan puluhan Young Fellow AKSI-Rumah Perubahan, Rhenald Kasali memberikan penekanan kepada generasi muda yang sebagian besar berasal dari kampus terkemuka seperti Universitas Indonesia dan ITB tersebut. Berkaitan dengan hal tersebut, Rhenald kemudian memperkenalkan tamu khususnya sore itu, iLik sAs yang ditemani oleh keluarganya dan dua relawan JRU, Agung Kurniawan dan Adhimmas Nugroho. Kedatangan kerabat JRU dianggap khusus oleh beliau karena sang begawan memang ingin membedah komunitas ini langsung dari sang pendirinya.

Hal pertama yang diucapkan oleh seorang iLik sAs pada kata pembukanya adalah: “kami saat ini belajar untuk telah dan terus menghindari tepuk tangan”… Sebuah DNA yang ditanamkan pada komunitas ini yang menekankan sebuah kekaryaan dibandingkan dengan upaya pencitraan semata. Dengan takzim, iLik kemudian mempersembahkan panggung sore itu kepada dua sahabat karib yang sudah menjadi keluarga sendiri bagi beliau. Sang jagoan dunia perbukuan Indonesia, Hikmat Kurnia dan jurnalis-musikus, Jodhi Yudhono yang untuk pertama kalinya menyambangi Rumah Perubahan. Jodhi Yudhono, jurnalis-musikus, kemudian menghentak syahdu forum lewat musikalisasi puisi Chairil Anwar, “Tuhan”. Lewat Jodhi, iLik kemudian menghantarkan cerita jika bisnis, bagi dirinya dan komunitas ini, tak berbeda dengan sebuah proses berkesenian. Lewat saluran itulah, bisnis berbasis komunitas yang dibangun iLik membangun sebuah peradaban tersendiri yang di kemudian hari ternyata disebut sebagai model kewirausahaan sosial.

Tak cukup dengan sekilas, Rhenald Kasali yang sore itu khusus menjadi moderator diskusi, mencoba mengorek komunitas ini lewat Hikmat Kurnia dan istri beliau, Ririn Narulita. Bagi Hikmat, nama iLik adalah sebuah jaminan karena dirinya membuktikan diri memiliki jaringan yang luas dengan reputasi yang baik. Perkenalan dengan dirinya dikenang lewat sebuah Forum Wedangan di medio 2007 dan dihelat di lapangan parkir sekretariat Kadin Jawa Tengah. Sebuah kesederhanaan tetapi menancapkan makna bagi pendiri jaringan penerbitan Kelompok Agromedia Pustaka bersama dengan Anthonius Riyanto ini. Hasilnya adalah sebuah jalinan kekeluargaan yang telah 5 tahun bertaut dan tidak hanya melulu berbicara soal bisnis. “Model bisnis yang dikembangkan oleh Mas iLik bisa bertahan dalam jangka panjang karena dia membangun jaringan, itu kunci menurut saya,” tutur Hikmat dalam tutur khas yang bersemangat. Sang istri, Ririn Narulita, memberikan komentar penguat jika iLik sAs adalah sebuah model perubahan positif yang dinamis. Di setiap perubahan itu, karena telah dibuktikan dengan keteladanan, tak ada alasan bagi diri, keluarga, dan komunitas ini untuk tidak ikut berubah di dalamnya.

Sore itu bukan hanya tentang iLik sAs dan JRU semata. Pesan dari Ketua AKSI, Rhenald Kasali, jelas. Dia ingin memberikan sebuah horizon baru kehidupan bagi audiens muda yang hadir di forum. Aksi nyata kemudian dilancarkan. Beberapa fungsionaris AKSI Pusat yang hadir seperti Bambang Ismawan, Ning Harmanto, Jay Teroris, Benny Kosinda, dengan menggandeng iLik sAs dan Hikmat Kurnia didaulat untuk menjadi pemandu bagi Young Fellow untuk mengembangkan diri. Ada yang berminat di dunia herbal, pemberdayaan masyarakat, budidaya Bulu Babi, perbukuan, desain grafis, keuangan mikro, bahkan di dunia komunikasi. Mereka semua akan bersama dengan para jagoan di bidangnya masing-masing ini untuk saling menumbuhkan. 
Supported by LumbungMedia.com. Diberdayakan oleh Blogger.