Bermetamorfosa



Tiap fase kehidupan yang kita alami akan selalu melalui masa yang dinamakan dengan perubahan. Saat kita masih bayi misalnya, kita belum menggunakan pakaian sendiri sehingga membutuhkan orang lain untuk melakukannya. Begitu pula setelah usia kita bertambah dewasa maka kita mulai diajarkan untuk bisa menggunakan pakaian sendiri. Begitupun pada tahap selanjutnya saat masih kecil kita bergantung pada orangtua, seiring dengan berjalannya waktu kita diajarkan untuk mandiri dan mengatasi segala sesuatunya seorang diri.

Sebenarnya, sadar atau tidak dalam setiap fasenya kita sudah mengalami perubahan. Perubahan yang kecil namun sangat komprehensif. Saat kita diminta untuk berani berangkat sekolah sendiri mungkin diawal kita akan mengalami penolakan. Begitulah yang namanya perubahan, selalu berawal dari penolakan karena selalu ada hal yang perlu dikorbankan misalnya dengan mengorbankan kenyamanan yang selama ini kita rasakan.

Perkembangan zaman yang semakin pesat seperti saat ini membuat kita mau tidak mau ikut berubah mengikuti zaman. Saat kita terlambat menyadari perubahan yang telah terjadi, maka kita akan sulit mengejar ketertinggalan tersebut. Oleh karena itu merubah diri merupakan suatu keputusan yang cukup besar bagi kehidupan kita. Sebab dalam setiap perubahan selalu ada sesuatu yang kurang nyaman. Tentunya, segala sesuatu yang ingin dicapai butuh diperjuangkan.

Proses merubah diri menjadi lebih baik sebenarnya dapat kita lihat dari bagaimana ulat bisa bertransformasi menjadi sebuah kupu-kupu yang indah. Untuk bisa menjadi kupu-kupu, ulat harus melewati suatu fase yang tak singkat hingga akhirnya menjadi seekor kupu-kupu yang memiliki sayap yang rupawan. Bisa dibayangkan saat ulat tidak melewati fase inkubasi maka hingga kapanpun ulat tidak pernah menjadi kupu-kupu. Dari fase larva pula kita diajarkan untuk bertahan terhadap setiap godaan yang menghambat kesuksesan kita. Kita juga diajarkan bagaimana untuk menahan diri dari sikap-sikap yang tidak manusiawi, sifat-sifat hewan yang masih melekat pada diri kita. Dan dari seekor kupu-kupu kita diajarkan mengenai hasil perjuangan yang sangat indah tentunya. Hasil pengorbanan waktu, tenaga dan pikiran kita untuk mencapai kehidupan yang terbaik.

Begitupula dengan kita, saat kita ingin melakukan perubahan dalam diri kita perlu melewati suatu masa, dimana kita benar-benar secara hati dan pikiran berproses untuk sebuah perubahan. Dengan menghayati makna metamorfosis dalam kehidupan, maka kita akan senantiasa menjadi pribadi yang optimis dalam menghadapi berbagai macam hal menuju perubahan diri yang lebih baik.


Tidak ada komentar:

Silahkan isi komentar ...

Supported by LumbungMedia.com. Diberdayakan oleh Blogger.